PENERAPAN INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMK YPN BELINYU DENGAN BANTUAN GEOGEBRA
DOI:
https://doi.org/10.53580/dimastek.v3i1.31Keywords:
Geogebra, Geogebra Matematika, Pembelajaran Geogebra MatematikaAbstract
Peringkat PISA (Program for International Student Assesment) Indonesia untuk bidang
Matematika pada tahun 2018 berada pada peringkat 72 dari 78 negara. Pada tahun 2021, kerangka kerja PISA (Program for International Student Assesment) pada literasi matematika dinilai berdasarkan aspek mathematical thinking (berpikir matematis) dan computational thinking (berpikir komputasional). Berdasarkan hasil observasi di SMK YPN Belinyu, kemampuan matematika siswa di SMK YPN Belinyu masih cukup rendah. Kondisi pandemi covid yang belum menentu juga mempengaruhi tingkat pemahaman siswa terutama materi yang membutuhkan penjelasan secara geometri. Guru matematika belum menggunakan aplikasi matematika tertentu untuk membantu pembelajaran geometri siswa, baik itu diperagakan dikelas atau praktikum bersama siswa di laboratorium komputer. Padahal menurut kerangka PISA 2021, literasi matematika juga harus didukung oleh computational thinking yaitu mengekpresikan pemprograman pada objek-objek geometri. Kegiatan pengabdian ISB Atma Luhur bekerja sama dengan Jurusan Matematika, Universitas Bangka Belitung mencoba membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dan siswa SMK YPN Belinyu melalui model Geogebra. Metode ini memanfaatkan fitur geogebra
untuk membantu pembelajaran matematika. Pada tahap awal, Tim Abdimas memperkenalkan fiturfitur geogebra kepada guru untuk materi geometri. Selanjutnya, siswa juga akan diperkenalkan fiturfitur geogebra. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penggunaan geogebra dalam pembelajaran matematika di SMK YPN Belinyu dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika.

