MEDIA PENGENALAN GRADASI WARNA SEBAGAI PENDEKATAN PLAY-BASED LEARNING PADA ANAK USIA DINI DI RUTABA AL-FATH
DOI:
https://doi.org/10.53580/dimastek.v6i2.104Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Anak Usia Dini, Gradasi Warna, Play-Based LearningAbstract
Pengenalan warna merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif, visual, dan motorik anak usia dini. Warna berfungsi sebagai stimulus visual awal yang membantu anak mengenali lingkungan, membedakan objek, serta mengembangkan kemampuan persepsi dan berpikir simbolik. Namun, pada lembaga pendidikan nonformal, pembelajaran warna sering kali belum didukung oleh media yang terstruktur dan berbasis pengalaman bermain, sehingga proses belajar cenderung bersifat verbal dan kurang eksploratif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pengenalan gradasi warna sebagai pendekatan play-based learning pada anak usia dini di Rumah Tahfidz Balita (Rutaba) Al-Fath, Kabupaten Sumedang. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan mitra, perancangan media pembelajaran berbasis gradasi warna menggunakan material kayu yang aman bagi anak, pelatihan pendamping terkait konsep warna dan strategi pendampingan anak, serta implementasi kegiatan bermain dan seni warna bersama anak usia dini. Aktivitas pembelajaran dirancang dalam bentuk menyusun dan membandingkan gradasi warna, mencampur warna, serta mewarnai di atas kanvas untuk memberikan pengalaman visual dan sensorik yang terintegrasi. Pendekatan play-based learning digunakan untuk memastikan proses belajar berlangsung secara aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media gradasi warna mampu membantu anak mengenali warna dasar sekaligus memahami perbedaan tingkat kecerahan warna melalui pengalaman visual langsung. Aktivitas seni warna juga berkontribusi terhadap peningkatan koordinasi motorik halus, kepekaan visual, serta keterlibatan anak dalam proses pembelajaran. Dari sisi pendamping, pelatihan yang diberikan meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri dalam mengintegrasikan media pembelajaran berbasis warna ke dalam aktivitas belajar sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi media gradasi warna dan pelatihan pendamping efektif sebagai model pembelajaran visual kreatif yang aplikatif dan berkelanjutan bagi anak usia dini di lembaga pendidikan nonformal.

