SIMULASI PELATIHAN TANGGAP BENCANA UNTUK ANAK-ANAK
DOI:
https://doi.org/10.53580/dimastek.v2i2.27Keywords:
Alam, Bencana, SituasiAbstract
Indonesia merupakan salah satu kawasan yang sangat rawan terjadinya bencana alam seperti tanah longsor, gempa bumi, banjir, gunung meletus, kebakaran hutan, angin topan, badai dan sebagainya. Hal ini disebabkan karena letak Indonesia yang berupa kepulauan yang terletak antara dua buah benua dan dua buah samudera serta posisi Indonesia yang terletak antara dua buah lempengan tektonik yang dapat memicu gempa bumi dan juga Indonesia terdiri atas deretan gunung berapi yang cukup aktif. Kejadian bencana alam adalah masalah yang tidak dapat diduga karena dapat terjadi kapan saja dan dapat terjadi dimana pun. Pendekatan yang digunakan untuk mengatasi masalah bencana alam ini adalah dengan pengabdian masyarakat bertema pelatihan tanggap bencana untuk anak-anak yatim piatu Yayasan Mentari Hati karena anak-anak termasuk kategori yang sangat rentan dalam setiap bencana. Solusi yang digunakan adalah dengan cara simulasi bencana alam yang telah dilaksanakan di kota Bogor pada bulan desember tahun 2021 bekerja sama dengan 13 mahasiswa Pejuang Muda Kementerian Sosial, Dinas Sosial Kota Bogor, dan Komunitas Bogor Mengabdi serta Mojang Jajaka Kota Bogor. Dalam acara ini diadakan simulasi pelatihan terhadap anak-anak agar tanggap bencana dan melatih bagaimana cara bertahan ketika sedang terjadi bencana alam. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak jadi semakin cepat tanggap dalam menghadapi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu sehingga anak-anak jadi semakin cepat dalam berpikir dan bertindak gesit dalam menghadapi suatu kejadian untuk mengamankan diri anak-anak.

