UPAYA IMPLEMENTASI PRODUK SISTEM AQUAPONIK UNTUK TERCAPAINYA PHBS POSYANDU
DOI:
https://doi.org/10.53580/dimastek.v4i1.50Keywords:
Aquaponik, PHBS, Sehat, Produk Sistem, Gaya hidupAbstract
Masyarakat perkotaan adalah kelompok orang yang tinggal di kota-kota yang berbeda dan bercampur menjadi masyarakat yang heterogen. Faktor-faktor seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan lingkungan memengaruhi cara orang bertindak dan berperilaku tentang kepedulian lingkungan. Untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat dan jauh dari penyakit, lakukan kebiasaan hidup bersih dan hindari mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Masyarakat perkotaan terbiasa melakukan gaya hidup yang sibuk, makanan cepat saji, kurangnya pengetahuan tentang pentingnya makanan sehat, Disisi lain perlunya menjaga lingkungan masih terbilang rendah. Desa Jayamekar Rw07 Rt 05 terletak dekat dengan pusat kota padalarang dan memiliki ekologi masyarakat yang sibuk dengan rutinitas. Dengan aspal di seluruh lingkungan dan sedikit lahan untuk berkebun, penyakit, stanting pada anak, dan tingkat stres meningkat mungkin terjadi. Ini membutuhkan perbaikan pola gaya hidup masyarakat, termasuk kesehatan, cara berpikir, olahraga, dan gaya hidup bersih. Salah satu cara untuk memulai ini adalah dengan menerapkan konsep urban farming dengan Penggunaan metode Participatory Action Research (PAR) bertujuan untuk mendorong masyarakat dengan kemajuan melalui pengembangan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat untuk membangun masyarakat yang mandiri dan tim yang berkomitmen. Metode pertanian kota menggunakan teknik aquaponik dengan model NFT (Engineering Nutrient Film) berukuran 200 cm x 150 cm dengan lima puluh lubang tanam dapat menghasilkan empat hingga delapan kilogram kangkung. Selain itu, ikan kolam menjadi sumber tambahan. Ini adalah upaya untuk mengatasi masalah, menanam adalah salah satu cara untuk mengatasi stres, dan mengkonsumsi sayur yang dihasilkan dari aquaponics membantu meningkatkan ketahanan pangan, terutama memperbaiki pola hidup sehat.

