PENANGANAN SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN PUNGKUR DENGAN MEDIA KOMPOSTER

Authors

  • Ari Hadhiwibowo Universitas Teknologi Bandung
  • Hilman Hidayat Universitas Teknologi Bandung
  • Kahbil Nazhif Haqiqi Universitas Teknologi Bandung
  • Putri Valentina Bakkara Universitas Teknologi Bandung
  • Sofi Anisa Nainggolan Universitas Teknologi Bandung
  • Irgi Rangga Saputra Universitas Teknologi Bandung
  • Muhammad Syami Agusthean Universitas Teknologi Bandung
  • Jatnika Fahmi Idris Universitas Teknologi Bandung
  • Ahmad Ribki Sahroni Universitas Teknologi Bandung
  • Zahra Sri Yulianti Universitas Teknologi Bandung
  • Muhammad Alidaman Habil Universitas Teknologi Bandung

DOI:

https://doi.org/10.53580/dimastek.v5i02.75

Keywords:

Sampah Organik, Komposter, Pengelolaan Sampah, Kelurahan Pungkur

Abstract

Sampah organik adalah salah satu masalah utama yang mendesak dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Permasalahan ini tidak hanya terbatas pada skala nasional, tetapi juga merambah hingga ke tingkat daerah, termasuk di Kelurahan Pungkur, sebuah wilayah yang terdapat di Kota Bandung, Jawa Barat. Volume sampah organik yang terus menumpuk menjadi beban yang signifikan bagi sistem pengelolaan sampah yang ada, seringkali menyebabkan penumpukan di tempat pembuangan akhir (TPA) yang sudah melebihi kapasitas. Kondisi ini tidak hanya menciptakan masalah lingkungan yang serius, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan estetika lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan pendekatan yang dianggap berkelanjutan dan efektif adalah dengan memanfaatkan media komposter untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat. Pengabdian masyarakat ini dirancang dengan tujuan utama untuk mengedukasi masyarakat untuk menggunakan media komposter dalam pengelolaan sampah organik di Kelurahan Pungkur secara spesifik. Hasil pengabdian masyarakat yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan komposter secara efektif dapat mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke TPA, sehingga memperpanjang umur TPA dan mengurangi biaya transportasi dan pengelolaan sampah. Selain itu, pengabdian masyarakat ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan komposter secara signifikan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Melalui partisipasi dalam kegiatan pengomposan, masyarakat menjadi lebih memahami dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan, serta termotivasi untuk melakukan tindakan yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini memberikan bukti yang kuat tentang potensi komposter sebagai solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah sampah organik di Kelurahan Pungkur.

Downloads

Published

2025-09-29

Issue

Section

DIMASTEK : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Teknologi